Pengertian Penyakit Parkinson
Apotek Sehati Bulukumba
8:56 PM
Penyakit Parkinson adalah degenerasi sel saraf secara bertahap pada
otak bagian tengah yang
berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Gejala yang
banyak diketahui orang dari penyakit ini adalah terjadinya tremor atau
gemetaran. Sedangkan gejala awalnya biasanya sulit dikenali.
Dua contoh gejala awal penyakit Parkinson adalah:
- Merasa lemah atau terasa lebih kaku pada sebagian tubuh.
- Gemetaran halus pada salah satu tangan saat beristirahat.
Setelah gejala awal tersebut, selanjutnya akan muncul gejala-gejala lain yang mungkin dialami oleh penderita, seperti:
- Tremor makin parah dan menyebar.
- Otot terasa kaku dan tidak fleksibel.
- Pergerakan menjadi lambat.
- Berkurangnya keseimbangan dan juga koordinasi tubuh.
Penderita penyakit Parkinson juga bisa mengalami gejala fisik lainnya (misalnya konstipasi, sulit tidur atau insomnia, kehilangan indera penciuman atau anosmia, serta masalah daya ingat) dan gejala psikologis (misalnya cemas dan depresi).
Penderita Penyakit Parkinson
Hingga
saat ini, diperkirakan terdapat lebih dari 10 juta orang di dunia yang
menderita penyakit Parkinson. Semua orang bisa terkena penyakit ini,
namun kebanyakan adalah kalangan orang tua dan lebih cenderung terjadi
kepada laki-laki.
Biasanya gejala penyakit Parkinson mulai terasa
ketika penderitanya memasuki usia 50 tahun. Tapi ada sekitar 5 persen
orang yang mengalami gejalanya pada usia 40 tahun.
Penyebab Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson memengaruhi bagian kecil dari otak tengah yang bernama susbstantia nigra. Fungsi dari substantia nigra
adalah mengirim pesan ke berbagai saraf di tulang belakang yang
berfungsi mengendalikan otot-otot pada tubuh. Pesan akan dikirimkan dari
sel otak ke saraf dan otot dengan memanfaatkan senyawa kimia yang
disebut neurotransmiter. Salah satu neurotransmiter utama yang
dihasilkan oleh sel otak di substantia nigra adalah dopamine.
Pengaturan gerakan dari tubuh sangat dipengaruhi oleh dopamine. Saat jumlah dopamine
menurun akan menyebabkan aktivitas otak akan terganggu. Inilah yang
menyebabkan munculnya tanda-tanda dan gejala penyakit Parkinson.
Penyebab menurunnya dopamine
ini masih belum diketahui. Tapi terdapat beberapa faktor yang bisa
memicu hal ini, seperti faktor keturunan dan faktor lingkungan.
Pengobatan Penyakit Parkinson
Hingga
saat ini, penyakit Parkinson belum memiliki obat penyembuhnya.
Pengobatan dan juga penanganan yang tersedia hanya ditujukan untuk
meringankan gejala yang dialami. Pengobatan dilakukan untuk menjaga
kualitas hidup penderita agar bisa beraktivitas senormal mungkin.
Langkah
penanganan yang tersedia adalah fisioterapi, obat-obatan, dan operasi
jika diperlukan. Penyakit Parkinson pada tahap awal, gejalanya cenderung
ringan dan tidak perlu dilakukan penanganan khusus. Tapi demi
mengetahui perkembangan kondisi, pemeriksaan rutin akan dilakukan.
Kini
perkembangan pengobatan penyakit Parkinson sudah cukup maju. Penderita
kondisi ini bisa hidup semaksimal mungkin dengan menjalani kemajuan
teknik pengobatan dan penanganan yang ada.
Seiring dengan
berkembangnya penyakit ini, penderita Parkinson akan memerlukan bantuan
orang lain dalam melakukan rutinitas sehari-hari. Ada sebagian yang
sangat terbantu oleh pengobatan tapi ada juga sebagian yang merasakan
efek yang terbatas dari pengobatan.

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...